Kamis, 05 Mei 2011

Diabetes Melitus


Diabetes melitus terbukti dapat membunuh lebih banyak manusia dibanding HIV/AIDS. Fakta yang lebih mengejutkan lagi dari data WHO, “setiap 10 detik akan meninggal seorang penderita Dibetes melitus dengan komplikasinya”. Sangat disayangkan bahwa banyak penderita diabetes yang tidak menyadari dirinya mengidap penyakit ini. Hal ini mungkin disebabkan minimnya informasi di masyarakat tentang diabetes terutama gejala-gejala diabetes melitus. Jadi, alangkah baiknya mengenal lebih dekat penyakit diabetes melitus dan gejala – gejala diabetes melitus untuk mendeteksi secara dini.
Diabetes mellitus adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa (gula sederhana) di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepaskan atau menggunakan insulin secara cukup.
Insulin adalah hormon yang dihasilkan oleh pankreas. Insulin berperan dalam proses penyerapan glukosa ke dalam sel tubuh. Glukosa dalam sel tubuh diubah menjadi energi atau ditimbun sebagai cadangan. Cadangan ini digunakan bila tubuh kekurangan energi.
Gejala – gejala diabetes melitus sebagai berikut :
  1. Sering kencing terutama pada malam hari.
  2. Rasa lapar yang berlebih.
  3. Sering merasa haus.
  4. Kesemutan dan mati rasa di sekitar kaki.
  5. Infeksi kulit dan gatal-gatal.
  6. Pandangan mata kabur.
  7. Cepat lelah dan mengantuk.
  8. Adanya gangguan seksual.
  9. Memiliki riwayat anggota keluarga yang mengidap diabetes.
  10. Sering mengalami gatal di daerah kemaluan
  11. Mengalami sariawan secara teratur
  12. Hasil pemeriksaan gula darah menunjukkan : pemeriksaan Gula darah 2 jam setelah makan hasinya lebih besar atau sama dari 200 mg/dl dan pemeriksaan Gula darah puasa hasilnya lebih besar atau sama dengan 126 mg/dl.